Terapi Hormon Pertumbuhan Serta Pengaruhnya

Setelah Diagnosa

Jika anak-anak telah didiagnosa menderita Growth Hormone Deficiency (GHD), maka terapi hormon pengganti bisa menjadi pilihan perawatan yang efektif. Keputusan untuk memulai terapi hormon pertumbuhan merupakan hal yang akan Dokter diskusikan dengan anda dan anak anda.


Terapi Hormon Pertumbuhan

Hormon pertumbuhan telah digunakan semenjak 1985 untuk mengatasi GHD. Seringkali anak-anak tetap harus menjalani terapi hingga masa pubertas. Jika dilakukan secara benar, terapi hormon pertumbuhan biasanya menghasilkan keuntungan bagi anak anda sepanjang masa pertumbuhannya hingga menjadi dewasa.

Injeksi dengan jarum suntik biasa atau jarum pen merupakan cara menyalurkan hormon pertumbuhan ke dalam tubuh. Sekarang telah ditemukan metode baru penyaluran hormon pertumbuhan yang tidak memerlukan jarum suntik.


Penyaluran Tanpa Jarum Suntik

Alat injeksi tanpa jarum suntik merupakan alternatif yang baik bagi anak-anak yang tidak menyukai jarum dan juga telah terbukti aman dan sama efektifnya dengan injeksi jarum suntik.

Penyaluran hormon pertumbuhan tanpa jarum suntik mekanisme pengobatan melalui pembukaan sangat kecil padakulit yang jauh lebih kecil dibanding jarum suntik.

Kebanyakan anak-anak mengalami lebih sedikit rasa sakit pada saat penyuntikan.

Anda dapat membicarakannya dengan Dokter anda untuk mencari tahu lebih banyak tentang pilihan injeksi hormon pertumbuhan tanpa jarum suntik bagi anak anda.


Kapan dan Bagaimana Hormon Pertumbuhan Diberikan Kepada Anak?

Hormon pertumbuhan biasanya melalui bawah kulit sebelum waktu tidur, setiap hari. Karena kebanyakan produksi hormon pertumbuhan terjadi pada saat tidur di malam hari, maka hormon pertumbuhan diinjeksikan sebelum waktu tidur untuk mengikuti produksi alaminya.

1 Response
  1. Unknown Says:

    adakah cabang \ partner di surabaya ?


contact us